Apakah Kopi Luwak Ini Asli ?
Banyaknya produk kopi luwak dan produsen kopi luwak sehingga tingkat persaingan akan semakin meningkat, kecurangan dalam perdagangan sering ditemui di lapangan sehingga secara tidak langsung akan merugikan konsumen dan membuat produk yang asli kopi luwak akan menurun kualitas dan harganya. Produksi kopi luwak sangat tergantung dari hewan luwak, kapasitas makan dan budidaya luwak sangat terbatas sekali, karena belum ada penelitian yang khusus dalam perilaku hewan ini dalam memfermentasi kopi, maka kecendrungan pihak yang tidak bertanggung jawab membuat tipuan produk dengan cara Kopi luwak yang dicampur dengan kopi biasa. Dengan tujuan agar kuantitasnya bertambah, Otomatis hal tersebut akan berdampak sekali terhadap kepuasan konsumen. Sehingga jaminan keaslian produk kopi luwak harus ada. Jaminan keaslian produk kopi luwak tersebut selain sudah di akui oleh dipartemen kesehatan dan pihak-pihak yang berhubungan dengan pemeriksa kualitas makanan, dapat juga dilihat langsung ke alamat pabrik, serta bisa melakukan perjanjian MOU antara kedua pihak.
Banyaknya produk kopi luwak dan produsen kopi luwak sehingga tingkat persaingan akan semakin meningkat, kecurangan dalam perdagangan sering ditemui di lapangan sehingga secara tidak langsung akan merugikan konsumen dan membuat produk yang asli kopi luwak akan menurun kualitas dan harganya. Produksi kopi luwak sangat tergantung dari hewan luwak, kapasitas makan dan budidaya luwak sangat terbatas sekali, karena belum ada penelitian yang khusus dalam perilaku hewan ini dalam memfermentasi kopi, maka kecendrungan pihak yang tidak bertanggung jawab membuat tipuan produk dengan cara Kopi luwak yang dicampur dengan kopi biasa. Dengan tujuan agar kuantitasnya bertambah, Otomatis hal tersebut akan berdampak sekali terhadap kepuasan konsumen. Sehingga jaminan keaslian produk kopi luwak harus ada. Jaminan keaslian produk kopi luwak tersebut selain sudah di akui oleh dipartemen kesehatan dan pihak-pihak yang berhubungan dengan pemeriksa kualitas makanan, dapat juga dilihat langsung ke alamat pabrik, serta bisa melakukan perjanjian MOU antara kedua pihak.
Penangkaran Luwak Yang Kami Gunakan
PENANGKARAN LUWAK (Paradoxurus hermaphrodirus/ viverridae) Berternak dan penangkaran Musang/Luwak (Paradoxurus hermaphrodirus/viverridae) selain untuk menghasilkan produk kopi luwak, juga membantu melestarikan ekosistem dan kelangsungan hidup Musang/Luwak itu sendiri agar tidak punah karena Ekploitasi dan Perburuan besar-besaran, namun peternak secara swadaya dalam berternak musang/luwak yang tergabung dalam binaan masih bertahan dengan tehnik apa adanya, sehingga pengetahuan tentang prilaku dan cara berternak yang baik akan sangat mambantu peternak musang/luwak. maka dari itu semakin baik pembudidayaan luwak akan sangat berpengaruh sekali pada hasil dari produk kopi luwak baik kuantitas dan kualitas.
Cara Fermentasi Yang Kami Lakukan
Proses fermentasi yang digunakan benar-benar buah biji kopi segar yang dimakan Luwak tercampur dengan enzim-enzim yang ada didalam saluran pencernaan Luwak tersebut berada didalam perut Luwak selama + 2 jam sampai dengan +12 jam, hal ini membuat proses fermentasi didalam saluran pencernaan luwak menjadi sempurna sehingga tercipta cita rasa kopi yang eksotik juga aroma kopi seduh yang sangat nikmat.
Proses-proses pengolahan tersebut yang telah dikembangkan melalui beberapa tahapan yakni :
Proses fermentasi yang digunakan benar-benar buah biji kopi segar yang dimakan Luwak tercampur dengan enzim-enzim yang ada didalam saluran pencernaan Luwak tersebut berada didalam perut Luwak selama + 2 jam sampai dengan +12 jam, hal ini membuat proses fermentasi didalam saluran pencernaan luwak menjadi sempurna sehingga tercipta cita rasa kopi yang eksotik juga aroma kopi seduh yang sangat nikmat.
Proses-proses pengolahan tersebut yang telah dikembangkan melalui beberapa tahapan yakni :
- Dari Buah Kopi Merah/Masak matang.
- Biji kopi tersebut dimakan binatang luwak. Proses fermentasi dalam saluran pencernaan luwak selama + 2 jam sampai dengan + 12 jam.
- Penjemuran kotoran/Brenjel Raw dibawah terik matahari (FULL SUN DRYING) Hingga Kadar Air Tersisa 20% Sampai Dengan 25%.
- Pemisahan dari kulit ari biji kopi dengan cara tumbuk manual/tradisonal dengan lesung atau menggunakan mesin tumbuk (untuk menjadi Greenbean)
- Sortir beras biji kopi luwak kering yang terbaik yaitu biji kopi yang masih utuh dan bersih.
- Penjemuran kembali beras/ biji kopi luwak dibawah terik matahari (FULL SUN DRYING) hingga kadar air tersisa 10% sampai dengan 13%.
- Pencucian sampai bersih.
- Penjemuran kembali hingga kadar air tersisa 10% sampai dengan 13% kembali awal.
- Penggorengan/pengsangraian dengan cara manual/tradisional dengan kayu bakar juga dengan penggorengan tradisional panci besi. Atau dengan cara di-oven.
- Untuk warna yang produk terdiri dari hitam (CITY ROAST), cokelat kehitaman, dan kecoklatan. Warna tersebut tergantung dari lamanya penggorengan. Pada umumnya penikmat kopi pada masyarakat Indonesia dan Asia lebih menyukai jenis kopi yang dimasak hingga hitam (CITY ROAST). Sedangkan untuk beberapa negara asia seperti Korea, Jepang, Taiwan mereka menyukai cokelat kehitaman. Sedangkan untuk kawasan Eropa lebih menyukai warna kecoklatan.
- Pembubukan, dengan menggunakan alat penggilingan yang bisa membuat benar-benarr halus.
- Selanjutnya setelah proses tersebut bubuk setelah didinginkan lalu dikemas sesuai dengan takaran pemesanan konsumen, Menggunakan Packing yang sterill untuk menjaga agar bubuk kopi tetap fresh sampai berbulan-bulan bahkan sampai setahun.


